Langkah Menuju Bengkel Umum Profesional

Rahasia Bikin Bengkel Sendiri menjadi Bengkel Profesional

Pasti banyak pertanyaan muncul. Apa bedanya servis di bengkel resmi atau di bengkel umum? Bicara soal teknis perlakuan, pastinya ada perbedaan. Misalnya hal yang tak dilakukan mekanik bengkel umum. Atau, malah bisa juga sebaliknya.

Nah, kiranya apa saja? Pastinya sih, bukan ingin membandingkan keduanya. Tapi siapa tahu, apa yang menjadi kekurangan di bengkel umum dapat menjadi bahan pertimbangan. Ya, pertimbangan untuk menuju bengkel profesional.

TAK HANYA SATU POIN SERVIS
Ini dia! Biasanya ketika datang ke bengkel umum, langsung bertemu mekanik. Di bengkel resmi, pastinya ketemu dulu customer servis atau frontline people dulu. Boleh dibilang ada untung rugi dari hal ini. Bicara soal kedekatan dengan mekanik, tentu bisa lebih akrab mekanik umum. Begitunya, pemilik motor langsung berkeluh-kesah soal trouble di motor. Meski, di bengkel resmi sebenarnya juga bisa begitu.

Tapi terkadang ada satu hal yang dilupakan mekanik bengkel umum. Terlalu fokus menyelesaikan satu masalah, tapi lupa perlakuan lain. Misal, membetulkan elektrik starter. Begitunya, perlakuan hanya di sekitar itu. Tidak berusaha ngecek bagian lain. Misalnya kekencangan rantai. Sedang ketika servis di bengkel resmi, tidak hanya seputar masalah yang dibetulkan. Tapi, bisa juga berikut pengecekan rem atau mengencangkan rantai kendur. Betul?

“Bisa jadi begitu. Tapi, itu bisa terjadi di beberapa bengkel. Kecuali, pemilik bengkel memulai karirnya sebagai mekanik atau kepala mekanik di bengkel resmi. Meski tidak semua bengkel umum melupakan ini, nggak ada salahnya tetap jadi perhatian. Terutama, menjelang mudik. Jangan sampai kejar setoran, eh, lupa sama hal kecil yang menyebabkan konsumen ogah datang kembali! Tf: 1. Perlakuan lain juga diberikan dong. Misal, cek rem

LENGKAPI SPECIAL TOOLS

Raih kepercayaan dengan tools yang tepat

Ini lagi! Buat pemilik bengkel umum, jangan sembarang. Maksudnya, pakai kunci untuk membuka satu baut atau part. Padahal, part itu membutuhkan alat khusus alias special tools untuk membuka atau mengencangkannya. “Di bengkel resmi, selalu dilengkapi special tools untuk satu tipe motor,”

Begitunya, tidak bikin rusak part yang mau di bongkar-pasang. Ada juga bengkel umum yang hanya menggunakan tangan buat memastikan kendur tidaknya keregangan klep. Padahal, mekanik kudu pakai filler gauge untuk memastikan ukuran keregangan. Tf: 1. Raih kepercayaan konsumen dengan alat yang tepat

KOMPONEN ORISINAL
Bengkel resmi mewajibkan menggunakan komponen orisinal. Padahal komponen orisinal identik mahal. Faktor ini juga yang membuat pemilik motor ogah datang ke bengkel resmi. Ini disikapi bengkel umum dengan suka cita. Namun bengkel umum banyak yang lupa dan menggunakan part yang tidak berkualitas. Padahal masih banyak komponen aftermarket yang tidak kalah dibanding komponen orisinal. “Harganya murah namun kualitas kuat,” jelas Kristanto, operasional manajer PT Indomobil Bhupala, distributor Indoparts.

Kristanto memberi contoh rantai dan gir set Indoparts. Tidak kalah kuat dibanding OEM. “Pernah dilakukan pengujian. Hasilnya bagus,” jelas Kris yang berkacamata itu. Menurutnya memilih part aftermarket juga jangan sembarang. Katanya pilih yang distributornya jelas dan bertanggung jawab. Tf: 1. Part aftermarket Indoparts juga berkualitas

BELUM PENGALAMAN
Belum punya pengalaman sih tidak hanya milik bengkel umum. Mekanik bengkel resmi juga sama. Misal mekanik baru masuk kerja dan memang dari nol baru lulus sekolah atau kursus. Pikiran seperti itu sekarang menghinggapi pemilik motor. Wajar jika sekarang memilih bengkel rujukan. Meski bukan bengkel resmi, tapi mekaniknya sudah teruji.

Penulis/Foto:Eka/David(MotorPlus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s