Subtitusi CDI Minerva R150 dan R150VX

MotoBike – Mendongkrak performa biasa dilakukan bikers pengguna motor merek apapun. Tak terkecuali pembesut Minerva. Baik varian R150 atau R150VX. Salah satu yang kerap atau sering diutak-utik adalah bagian pengapian. Apalagi kalau bukan CDI.

Komponen pengatur timing pengapian ini, banyak diganti dengan komponen aftermarket atau milik motor lain. Tujuannya tentu buat mencari timing lebih pas atau api yang gede.

Nah, saat ini pilihan kedua (pakai CDI motor lain) sedang ramai dilakukan. Otak pengapian yang jadi incaran adalah dari motor brand Jepang. Karena dianggap punya kualitas lebih terjamin dibanding pilihan pertama.

Lantaran R150 dan R150VX punya tipe pengapian beda, maka CDI-nya pun tak sama. “R150 pakai jenis AC, sedang R150VX yang hadir belakangan sudah DC,” buka Jainal Arifin Siregar pemilik bengkel Ucok Motor Speed (UMS).

Menurut mekanik yang punya panggilan akrab Bang Ucok ini, untuk R150 paling enak pakai milik Honda Tiger. Sedang R150VX meminjam dari Suzuki Shogun 110. “Tinggal ganti soketnya saja, dijamin jauh lebih enak,” ujarnya sambil sedikit promosi. Harga CDI Tiger dan Shogun dalam kondisi baru sekitar Rp 400 ribu, kalau seken berkisar Rp 100-150 ribu.

Memang sih, seperti diakui Riko, salah satu konsumen yang sudah mencobanya, “Wah tarikan terasa jadi lebih enteng,” puas pemakai R150 warna hitam itu.

Mau ikutan mengaplikasi? Yuk ah disimak keterangan dari Bang Ucok. Kendati kedua varian beda tipe pengapian, keduanya punya perkabelan yang mirip. Bedanya yang R150 yang berpengapian AC ada tambahan kabel hitam/putih dari kontak. Sedang 150VX yang DC hanya 4 kabel. Keempat kabel lainnya yaitu hijau ke massa, biru/kuning dari pulser, hitam/kuning menuju koil, lalu hitam/merah untuk arus positif.

Nah biar saat pemasangan gampang, pertama yang mesti disiapkan adalah soket CDI milik Tiger. Harganya hanya sekitar Rp 10 ribu. “Warna kabel sama dengan milik Minerva, tinggal sambung saja,” lanjut Bang Ucok.
Kalau ingin soket bawaan motor tak rusak bisa dengan cara jumper. Cukup dicoak pakai cutter semua kabelnya dekat soket bawaan. Setelah itu pasang kabel dari soket yang baru. Biar mengikat kuat lilitkan kabel, lalu dibikin seperti kepang.

Lakukan pada semua kabel, jika mau lebih kuat bisa sekalian disolder. Setelah itu jangan lupa ditutup pakai isolasi untuk mencegah korsleting. Lalu letakkan di dekat posisi CDI bawaan.

Rasakan deh perbedaannya. Wus-wus…!!.



Penulis : Aant | Editor : Pilot | Photo : Aant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s