Atasi Problem Honda CBR 250R Saat Pasang Alarm

MotoBike – Salah satu problem Honda CBR 250R yang cukup sering dijumpai, yakni mesin tiba-tiba gak mau hidup setelah coba dipasangi alarm. Tak sedikit laporan yang masuk ke PT Astra Honda Motor, selaku ATPM Honda soal ini.

“Tak hanya di Jakarta, juga dari daerah seperti Surabaya,” terang Endro Sutarno, technical service training PT. AHM. Hal ini terjadi lantaran pemilik motor khawatir akan keamanannya, karena kunci tak dilengkapi pengaman seperti secure key shutter. Makanya banyak yang ingin pasang alarm.

Namun yang terjadi setelah alarm terpasang, motor langsung tak mau menyala. Padahal tak ada gejala malfunction dari check engine lamp di panel instrumen. Dan setelah dicek sekring sampai ganti ECM, tak ada yang rusak.

Lalu apa yang terjadi? Menurut hasil penelusuran, ternyata ada satu komponen di dalam kontak yang otomatis putus. “Ada dioda zener, yang berfungsi sebagai pengaman,” terang Endro, yang berkantor di Astra Honda Training Center (AHTC) itu.

Dioda zener (DZ) bekerja sebagai penyetabil tegangan, yang kalau di CBR akan diumpan ke ECM (electronic control module). Makanya saat diberi komponen tambahan, seperti alarm, ada arus masuk yang membuat DZ putus. Karena putus, tak ada arus yang masuk ke ECM, pantas jika tak mau hidup.

Lalu bagaimana jika sudah begini? Tentu alarm wajib dilepas kembali dan DZ dalam kontak wajib diganti, karena kalau ganti kontak assy mesti keluar uang banyak, lebih dari Rp 500 ribu!

Penggantian wajib membuka kontak, yang diawali dengan melepas segitiga atas. Setelah segitiga terangkat, konsentrasi pada kontak, lepas dengan membuka 2 baut pengikatnya. Nah jika sudah, butuh special tool, yaitu kunci L TT-10 (atau jenis TTX) untuk membuka cover belakang kontak.

Setelah terbuka, di baliknya bersemayam DZ. Sekarang tinggal ambil solder dan panaskan. Nah buka deh kedua kutub pakai solder, hati-hati jangan sampai mengenai kabel di sebelahnya ya.

Jika telah terlepas, pasang DZ yang baru. Oh iya komponen ini bisa didapat di toko spare-part elektronik, harganya cuma Rp 1.000/biji, murah ya! Jangan lupa belinya yang 3,9 Volt sesuai bawaan motor.

Terakhir pasang kembali, dan solder ulang. Perlu diperhatikan pemasangan tak boleh terbalik arah anoda dan katodanya, yang ada garis hitam (katoda) paskan dengan goresan di dudukannya.

Gampang kan?


Penulis : Aant | Editor : Pilot | Photo : Aant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s