Mengatasi Drat Lubang Baut Aus, Permanet atau Darurat

Sobat yang senang bongkar-pasang mesin motor kesayangannya, punya potensi mengalami keausan derat baut lebih besar. Iya dong, kan baut dan mur lebih sering dilepas-pasang. Terlebih jika salah pasang! Bukan tidak mungkin, derat baut menjadi aus karena ulirnya tergerus. Hasilnya, part yang dipasang pun enggak bisa terakit sempurna.

Tapi, jangan sampai masalah derat aus itu menghambat kreatifitas yang bakal ditimbulkan nantinya. Yap! Siapa tahu aja, akibat senang bongkar-pasang engine, akhirnya dapat penemuan baru. Buat atasi masalah yang disebut di atas, beragam cara bisa ditempuh. Setidaknya, ada 4 cara yang bisa dilakukan. Mulai dari penanganan sendiri hingga butuh tenaga ahli buat dukung proses pengerjaan.

Yuk, dipilih!

Tanam baut (kiri), Cor aluminium

TANAM BAUT

Selain langkah di atas, bikin ulang derat baut bisa tempuh lewat cara tanam baut. Maksudnya, baut ditanam di lubang derat yang aus. Tapi, baut yang ditanam itu, harus lebih besar dari baut yang sebelumnya dipakai. Misalnya, untuk lubang baut 10 mm. Maka, butuh baut 12 mm buat mengatasinya.

Langkahnya, lubang derat dibor dulu pakai mata bor untuk baut 12 mm. Setelah itu, masukan baut 12 mm ke dalam lubang yang sudah dibor tadi. Tapi, baiknya baut diberikan lem logam dan sebelum kering, baru pasang baut ke lubang.

Lalu, baut dipotong sehingga menjadi rata dengan permukaan. Jika sudah, baut itu dibor lagi pakai mata bor ukuran 8,5 mm. “Setelah timbul lubang, maka lubang itu tinggal ditap lagi pakai baut tap ukuran 10 mm,” tambah Adi yang punya bos bernama Mahmud.

COR ALUMINIUM
Derat lubang baut yang aus, bisa derat ulang. Caranya, lewat metode cor aluminium. Lubang derat yang aus itu, ditutup pakai las aluminium. Ini bisa dilakukan di beberapa komponen vital. Misalnya, lubang derat baut blok silinder.

“Untuk part yang vital, cara cor aluminium bisa ditempuh,” kata Adi Pitoyo dari bengkel bubut dan korter Dany Jaya di Jl. Taman Meruya Hilir, Blok D, No.53, Jakarta Barat.

Setelah ditutup alumunium, lanjutkan dengan mengebor lubang derat yang sebelumnya telah ditutup tadi. Ukuran mata bor, sedikit lebih kecil dari ukuran baut yang akan dipakai.

Usai dibor, tinggal gunakan part pembuat derat alias baut tap. Nah, kalau baut tap, tentunya dipakai yang sesuai ukuran baut yang bakal dipakai. Sehingga alur derat dan baut tercipta sempurna.

Pakai recoil tools (kiri). Seng saat darurat
PAKAI RECOIL TOOLS
Cara lainnya, gunakan recoil tools. Recoil atau sok derat baut, cara pasangnya praktis dan enggak perlu melakukan pengetapan. Sebab part ini sudah terdapat ulir yang baru. “Kita tinggal pilih ukuran recoil disesuaikan dengan baut yang akan digunakan,” sebut Adi lagi.

Part yang menyerupai bushing ini, sebenarnya hampir sama dengan cara menanam baut. Tapi, bedanya, sobat enggak perlu repot. Karena cukup memperbesar atau bor lubang derat aus dan tanam bushing ke dalamnya. So, enggak perlu tanam dan bor baut lagi tuh. Karena di bushing sudah tersedia ulir baut.

SENG SAAT DARURAT
Buat keadaan darurat, bisa gunakan pelat tipis atau seng. Bisa pake bekas kaleng minuman ringan. “Karena tipis, pelat jadi bisa mengikuti alur baut. Pelat ini dimasukan ke dalam lubang baut yang deratnya aus,” Kata Adi yang ramah.

Tapi, perlu diingat lho! Cara ini hanya buat keadaan darurat saja. Karena soal kekuatan, tentu tak sempurna layaknya tiga cara sebelumnya. “Biasanya ditempat yang tak terlalu sering terima getaran besar,” tambahnya. (motorplus-online.com)

Penulis : Eka | Teks Editor : KR15 | Foto : Yudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s