Subtitusi Kampas Rem Astrea Grand, Bisa Pakai Kharisma

Beberapa bikers pengguna Honda Astrea Grand kadang galau dan mengeluh kalau rem belakang diinjak tapi motor ogah berhenti. Banyak yang beranggapan, kalau kondisi ini disebabkan kampas rem yang sudah habis. Tapi, setelah diganti, hanya selang beberapa hari penyakit seperti itu timbul lagi. So, bukan kampasnya dong. Yukz, kita cari tahu.
“Biasanya orang cari simpelnya saja. Ketika rem mulai mulur, kampasnya tidak langsung diganti. Yang ada, malah mengencangkan tuas paha ayamnya. Padahal, tanpa terasa kampas remnya sudah habis,” Buka Poniran, punggawa Bumen Jaya Motor di Jl. Wahid Hasyim No. 16, RT 002/07, Larangan, Ciledug, Tangerang.

Menurut Poniran, biasanya umur pakai kampas rem itu sekitar 6-8 bulan jika dipakai di daerah Ibu Kota. Karena karakter jalanan Ibu Kota yang memaksa brother menggunakan motor dengan gaya stop and go. Baru ‘ngebejek’ gas sebentar sudah harus menginjak rem lagi akibat padatnya lalu lintas.

Akibat malas mengganti kampas rem, menyebabkan kampas rem yang sudah habis bergesekan dengan permukaan teromol saat pedal rem diinjak. Akibatnya, teromol yang akan kalah sehingga permukaan teromolnya akan tergores. Jika diraba pakai tangan, akan terasa permukaan teromolnya dalam atau tidak rata.

Jika sudah terkikis, maka meski sudah mengganti kampas rem pun kinerja rem tetap tidak maksimal. Biasanya banyak mekanik yang mengakali dengan mengganjal panel alias tutup teromol dengan cara melilitkan kawat.

Tujuannya, agar posisi kampas rem bisa lebih ‘ngangkang’. Tapi, trik itu kurang jitu. Sebab ketika pedal rem diinjak, hanya permukaan kampas pada bagian tidak tergores saja yang kena. Sehingga, efeknya motor akan terasa berdenyut alias kadang bisa ngerem kadang tidak.

Nah, jika mengalami kejadian seperti itu. Baiknya, ganti saja kampas rem Honda Astrea Grand dengan kampas rem Honda Karisma. Cara pemasangannya pun mudah, karena tidak ada yang harus disesuaikan alias bolt-on.

Tapi, subsitusi itu tidak asal ganti. “Syaratnya teromol Honda Astrea Grand itu harus yang sudah kemakan atau ter-gores,” tegas Poniran yang logat Jawa-nya kental. Karena jika teromolnya tidak tergores, maka kampas rem Honda Karisma itu tidak akan masuk.

Ukuran kampas rem Honda Astrea Grand dan Karisma yang berbeda, mengakibatkan kampas rem tidak akan masuk. Jika diukur, tebal dari besi ke ujung kampas milik Grand ukurannya 2,4 cm. Sedangkan kampas milik Karisma 2,5 cm. Itu yang menyebabkan kampas rem Kharisma tidak bisa diaplikasi ke Honda Astrea jika teromolnya tidak kemakan.

Dari segi harga, kampas rem Karisma lebih mahal dari kampas rem Grand. Dipasaran, harga kampas rem bebek 125 cc Honda itu dilego Rp 32 Ribu. Sedang kampas milik Grand dijual Rp 28 Ribu. Selain itu, langkah ini juga bisa diterapkan di Honda C70, Honda Astrea Star, Honda Prima, dan Honda Win. Tetapi, walaupun bisa subsitusi, tetap saja perawatan dan penggantian kampas tepat waktu! (motorplus-online.com)

Penulis : Hanggi | Teks Editor : KR15 | Foto : Hanggi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s